PENGARUH KONSELING BEHAVIORAL DAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP KECEMASAN BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2015/2016

KOMANG MIRA YUTRIANI ., PROF. DR. NYOMAN DANTES ., Dr. I KETUT GADING, M.Psi. .

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh model konseling terhadap kecemasan belajar ditinjau dari disiplin belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan The Posttest-Only Control-Group Desain. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 80 siswa. Sebanyak 80 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik porposif sampling. Data disiplin belajar siswa dan kecemasan belajar menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan analisis Anava AB berbantuan SPSS 17.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertama, terdapat perbedaan yang signifikan kecemasan belajar antara siswa yang mengikuti teknik desentisisasi sistematis dengan siswa yang mengikuti konseling behavioral dengan teknik pembanjiran (Fh=90,977>Ft = 4,00). Kedua, terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan disiplin belajar terhadap kecemasan belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016 (FAB=195,863> Ft = 4,00). Ketiga, terdapat perbedaan signifikan terhadap kecemasan belajar antara siswa yang mengikuti teknik desentisisasi sistematis dengan siswa yang mengikuti konseling behavioral dengan teknik pembanjiran pada siswa yang memiliki disiplin belajar tinggi (Qhitung=43,50> Qt = 2,83). Keempat, terdapat perbedaan signifikan terhadap kecemasan belajar antara siswa yang mengikuti teknik desentisisasi sistematis dengan siswa yang mengikuti konseling behavioral dengan teknik pembanjiran pada siswa yang memiliki disiplin belajar rendah (Qhitung=11,10> Qt = 2,83)
Kata Kunci : jenis kelamin, kecemasan belajar, model konseling

This study aims to determine the influence of anxiety counseling model to learn in terms of student learning discipline. This study is a quasi-experimental research using The Posttest-Only Control-Group Design. The study population were students of class VIII SMP Negeri 2 Singaraja in the school year 2015/2016, amounting to 80 students. A total of 80 students chosen in the sample as determined by porposif sampling technique. Data disciplined student learning and learning anxiety using questionnaires. Data were analyzed using SPSS-aided analysis of AB Anava 17:00 for windows. The results showed that the First, there are significant differences between students' learning anxiety that follows a systematic desentisisasi techniques with behavioral counseling of students who take the flooding technique (Fb = 90.977> Ft = 4.00). Secondly, there is an interaction effect between teaching model with the discipline of learning to anxiety learning in class VIII SMP Negeri 2 Singaraja in the school year 2015/2016 (FAB = 195.863> Ft = 4.00). Third, there is a significant difference against the anxiety of learning among the students who follow a systematic desentisisasi techniques with behavioral counseling of students who take the flooding technique to students with high learning discipline (Qhitung = 43.50> Qt = 2.83). Fourth, there is a significant difference against the anxiety of learning among the students who follow a systematic desentisisasi techniques with behavioral counseling of students who take the flooding technique to the students who have low learning discipline (Qhitung = 11.10> Qt = 2.83)
keyword : gender, learning anxiety, counseling model

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)



Jurnal ini diterbitkan oleh :

Universitas Pendidikan Ganesha


Creative Commons License


Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.