MODEL ANALISIS PENENTUAN BONUS AKHIR TAHUN KARYAWAN BERDASARKAN METODE FUZZY AHP (STUDI KASUS: PT. BALIYONI SAGUNA)

Putu Permana Putra

Abstract


PT. Baliyoni Saguna adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang barang/jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mempunyai strategi untuk meningkatkan mutu kerja karyawan dengan cara pemberian bonus kepada karyawan. Masalah yang juga sering muncul adalah bahwa para karyawan merasa bahwa perhitungan bonus akhir tahun tidak terkait erat dengan kinerja. Kalangan karyawan juga meyakini bahwa manajemen tidak menilai kinerja secara akurat karena pengukuran terhadap beberapa kriteria sulit dilakukan secara obyektif. Metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Fuzzy Set, yang untuk selanjutnya disebut Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP).  Metode FAHP ini digunakan untuk mengatasi keterbatasan yang ada pada metode Analytical Hierarchy Process (AHP), yaitu ketidakmampuan dalam mempertimbangkan ketidakpastian yang muncul akibat subjektivitas manusia. Terdiri dari empat kriteria, yaitu Absensi (A), Masa Kerja (M), Jabatan (J), dan Kinerja (K), dengan matriks yang terbentuk berordo 4x4. Dari uji konsistensi dapat dilihat bahwa matriks tersebut konsisten. Bobot kriteria yang diperoleh dengan metode FAHP, yaitu Absensi 0.48, Masa Kerja 0.32, Jabatan 0.06, dan Kinerja 0.14 untuk menentukan penilaian bonus akhir tahun karyawan.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.23887/jik.v6i1.3564

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Diterbitkan oleh:

UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA


Jl. Udayana, Kampus Tengah, Singaraja-Bali
Kode Pos 81116
Telp. 0362-22570
Homepage: http://www.undiksha.ac.id


JURNAL ILMU KOMPUTER INDONESIA Undiksha indexed by:

     

Creative Commons License