BENTUK, FUNGSI DAN JENIS TINDAK TUTUR DALAM KOMUNIKASI SISWA DI KELAS IX UNGGULAN SMP PGRI 3 DENPASAR

Ni Nyoman Ayu Ari Apriastuti

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk tindak tutur  dalam komunikasi siswa di kelas IX Unggulan SMP PGRI 3 Denpasar, (2) fungsi tindak tutur dalam komunikasi siswa di kelas IX Unggulan SMP PGRI 3 Denpasar, dan (3) jenis tindak tutur  dalam komunikasi siswa di kelas IX Unggulan SMP PGRI 3 Denpasar. Dalam mencapai tujuan ini, peneliti menggunakan rancangan penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX Unggulan SMP PGRI 3 Denpasar. Objek dalam penelitian ini adalah bentuk, fungsi, dan jenis tuturan yang diujarkan oleh siswa kelas IX Unggulan SMP PGRI 3 Denpasar dalam interaksi komunikasi di sekolah. Pengumpulan data dan penelitian ini menggunakan metode simak-catat dibantu dengan teknik rekaman. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan prosedur analisis data kualitatif berdasarkan model interaktifr Miles yang secara umum mencakup tiga tahap yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Bentuk tindak tutur siswa di lingkungan sekolah, yaitu bentuk tindak tutur bermodus deklaratif, bentuk tindak tutur bermodus interogatif, dan bentuk tindak tutur bermodus imperatif. (2) Fungsi tindak tutur siswa di lingkungan sekolah, yaitu fungsi makro yang terdiri atas fungsi asertif, fungsi direktif, fungsi komisif, dan fungsi ekspresif sedangkan fungsi mikro meliputi fungsi menyatakan, fungsi mengusulkan, fungsi mengeluh, fungsi memesan, fungsi memerintah, fungsi memohon, fungsi meminta, fungsi berjanji, fungsi mengucapkan terima kasih, fungsi ucapan selamat, dan fungsi memberi maaf. (3) Jenis tindak tutur siswa di lingkungan sekolah, tindak tutur langsung literal, tindak tutur langsung tidak literal, tindak tutur tidak langsung literal, dan tindak tutur tidak langsung tidak literal. Penggunaan tindak tutur langsung bertujuan agar mitra tutur dalam hal ini siswa lebih mudah memahami apa yang diinginkan oleh penutur (siswa). Saran yang dapat diberikan melalui penelitian ini adalah bagi guru, siswa, peneliti lain, serta pembaca, penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pedoman, referensi, dan bahan perbandingan untuk menambah wawasan dalam bidang ilmu keberbahasaan khususnya tindak tutur.

 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.