PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI BERMUATAN KARAKTER TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMA

EKA DORA RIANI ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd ., Dr. Ida Bagus Jelantik Swasta,M.Si .

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran STM dalam pembelajaran biologi bermuatan karakter dan model pembelajaran DI. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Banjarangkan tahun pelajaran 2013/2014. Sampel yang digunakan sebanyak 82 siswa. Penelitian ini tergolong eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest nonequivalent control group design. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan MANOVA satu jalur dan dilanjutkan dengan uji LSD pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang belajar dengan MP.STM dalam pembelajaran biologi bermuatan karakter dan MP.DI (F= 76,528; p<0,05), (2) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis antara kelompok siswa yang belajar dengan MP.STM dalam pembelajaran biologi bermuatan karakter dan MP.DI ( F= 3,336; p<0,05), (3) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalahan antara kelompok siswa yang belajar dengan MP.STM dalam pembelajaran biologi bermuatan karakter dan MP.DI (F= 146,110; p<0,05). Hasil uji lanjut dengan LSD terlihat MP.STM lebih baik dengan MP.DI dalam keterampilan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah.
Kata Kunci : Sains Teknologi Masyarakat, berpikir kritis, kemampuan pemecahan masalah

The aims of this research is to find out the difference of critical thinking and problem solving abillity between the group of students learn with science learning model in Biology that contains character and the group of students learn with DI model. The population of this research was the tenth grade students of SMAN 1 Banjarangkan in the academic year 2013/2014. The sample of this research was 82 students. This research is categorized quasi-experimental research design with pretest-posttest nonequivalent control group. The data was analyzed by using descriptive statistic, one way Manova and LSD test. The results of this research showed that (1) there was difference of critical thinking and problem solving learning between the group of students learn with society science learning model in Biology that contains character and the group of students learn with DI model (F= 76,528; p<0,05), (2) there was difference of critical thinking between the group of students learn with society science learning model in Biology that contains character and the group of students learn with DI model (F= 3,336; p<0,05), (3) there was difference of problem solving learning between the group of students learn with society science learning model in Biology that contains character and the group of students learn with DI model (F=146,110; p<0,05). Moreover, the result of this research with LSD shown that society science learning model is better than DI learning model in critical thinking and problem solving abillity.
keyword : society science technology learning model, critical thinking , problem solving abillity

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini diterbitkan oleh :




Universitas Pendidikan Ganesha




Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia indexed by:

 

  Crossref JPIJPI Undiksha OneSearch  




Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.